Tampilkan postingan dengan label Ayat-ayat Salju. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ayat-ayat Salju. Tampilkan semua postingan

25/06/09

menyuara

sebait ayat terucap
putih salju dilihat
Mata dimana pandangan jatuh
Hari dimana rindu terbangun

Terik tidurkan malam
gelap selimuti siang
Aku berjalan dengan awan
Angin pun tak mau diam

Aku sapakan engkau
wahai temaram malam
diatas permadani cinta
aku sempat bercengkrama
pada suara
"percayakan! aku selalu ada untukmu adinda"

dalam sepi, aku menjanji

20/06/09

gemericik

aku pernah pecahkan malam
aku sempat getarkan siang
sampai aku bertanya
kapan aku mampu bicara

ajari aku sayang
temani aku sayang
tuntun aku hai wanita
yang jiwamu selalu terjaga
dalam lembaran ayat salju
yang tak pernah beku

11/02/09

Dilema menghampiri

sepertinya hari ini memang mendung,walaupun langit diluar tidaklah murung,
sepertinya hari ini memang gerimis, walaupun angin diluar tak sedikitpun menangis
sepertinya hari ini memang rintik, walaupun tak secuil pun air tertitik

ayat-ayat saljuku bangun terbaca
ayat-ayat saljuku baru membuka mata
ayat-ayat saljuku baru saja merasa
bahwa sahabat karibnya sedang dilanda duka! benarkah..?

entah duka apa yang menyapa
yang pasti hal itu membuat aku diam dalam rasa
ayat-ayat saljuku sempat berpesan, bahwa:
cinta itu suci
maka jangan pernah sesekali kau campuri dengan curiga
karena pabila curiga hadir dalam cinta
maka yang ada hanyalah sia-sia

ayat-ayat saljuku juga sempat bertanya..!
apakah kau sudah benar-benar memegang cinta..?
aku sendiri tak pernah kuasa meraihnya
karena, cinta dan obsesi sungguh sulit untuk dibeda
cinta adalah "siapa mengerti siapa"
dan obsesi "memaksa untuk mengerti siapa"
cinta itu mengerti dalam kaikhlasan
sedangkan obsesi itu memahami diikat paksaan

El_Rydhoe ; dlm kegundahan hari.....

10/01/09

dalam Perbincangan

salam 'alaikum, dlm pelukan ar-Rahman dan Rahim

aku dengar dan rasa sapa kalian!
tiada berkurang ayat2 saljuku utk mu perempuan
sejauh apapun ruang pisahkan
selama masa apapun waktu jarakkan
senyum dan sapa kalian takkan pernah terlupakan

tiada kemana-mana..
pergiku dr pandangan kalian
tubuhku hanya berpindah ruang dan waktu
ruang itu yg bagiku benar2 memberikan kebebasan diri
waktu itu yg bagiku sampai saat ini belumlah habis termaknai

alam adalah perpustakaanku
kamera dan buku adalah alat terjemahku
masyarakat dan budaya asli adalah bahan renunganku
disanalah sedikit ruang dan waktu tubuhku meminta..
meminta untuk beristirahat dan bermanja..
beristirahat dr kebisingan budaya kota
memanjakan raga dan nalar kemanusiaanku dlm indah ciptaan-Nya..

-- samping bangku, 16.47 --
El_Rydhoe

walau sendiri

mataku memang penuhi ruang pandangan...
tapi yg kudapat hanyalah bayangan

ya..
hanya bayangan wajah angan
hanya bayangan pesona harapan
hanya angan dan harapan yg terbang dalam malam

kenapa hanya dalam malam...?!
karena terbangny hanya memegang sayap dgn sebelah tangan
ayat-ayat saljuku tidak pernah pergi
ia setia dalam henti
untuk menunggu yang dinanti..

walaupun waktu terlewat hari
sampai malam bosan untuk menemani
hingga bintang enggan utk menari
ayat-ayat saljuku tetaplah berdiri
walau sendiri...dalam mimipi...

-- kotak sepi, 17.57 --
El_Rydhoe

Aku dan ....

apalah yang kalian pikir..
aku tetaplah aku dgn ayat-ayat saljuku..
hanya bisa bernafas sesak..
berbaur dalam bau kotor..

tapi disitulah aku belajar..
belajar dgn teman khayalan
bahwa kotor mulanya suci
maknanya haram utk dinodai

saljuku kuanggap suci
senandungkan yang dalam sepi..
karena, hanya dalam sepi aku kenal jati diri
agar mampu menyatu diri pada yang Illahi..

-- siang itu, meja kantor --
El_Rydhoe

Melirik malam

kalaulah saja dirundung rindu.
raga terdiam hayal pun datang
maka lantunkan saja sebait lagu sendu

walau sedikit, hanya kata yg bisa ku adu
untuk puaskan bisu hati karena menunggu..


palestina negri nan tua
sungguh haru jika binasa..
apalah daya hanya Yang Kuasa dgn rahasia-Nya.
untuk kita...lantunkan Do'a.
Kepada tanah suci dlm persinggahan yang kedua


wahai perempuan
kemana wajah kalian sembunyikan
aku lihat hanyalah bayangan
dibalik cermin yang akan kusam
aku rindu canda dan sapa kalian


kemana tahu ayat-ayat salju..
ia terdiam dalam khayalan..
ia hanya berucap..:
“tolong sampaikan pesan, bahwa sebentar lagi siang dijemput malam..!”


entah apa yang ia katakan..
yang kutahu hanyalah secarik pesan
dlm lubuk hati yang terdalam..
bahwa ia sangatlah rindukan
ya..rindukan kalian


-- pojok bangku, siang itu --
El_Rydhoe

03/01/09

Pilihan "new vers"

'alaikum assalam fil fiqri.....

walaupun ayat-ayat salju dasarnya bisu..
tp ia cukup mendengar, tanya yg keluar..
juga tanggap apa yg diharap
tiada salah yg kau utarakan..
sanjungku untuk kalian yg maknai ayat-ayat ku..

janjiku takkan prnh lupa..
jikupun waktu berhenti..
jikapun ruang sdh mati suri..
hilang pandangan..
sapa terabaikan..

ayat-ayat salju tetaplah berdiri..
berdiri dlm kaki siang dan malam..
berdiri dgn angan dan harapan..
berdiri atas senyuman yg tersampaikan..

ayat-ayat salju berbicara dihadapan 2 perempuan
awalnya tiadalah susah...
tp nyatanya tak semudah dlm ramah
mereka yg terkadang di elu-elukan oleh ayat2 salju..!
entahlah...
biarlah itu terbingkai dlm cerita
sekaligus menjadi rahasia indah ayat-ayat salju

yg pasti...
merekalah yg mampu getarkan jiwaku..
merekalah yg sanggup robohkan tembok me-waktu
bakar imajinasiku..
remukkan ragaku sampai terbujur biru...
merekalah yg sanggup bungkam sampai diam..
ya..sampai diam dlm keramaian
mereka juga yg ceraikan konsep esa...
dlm dualisme pesona keindahan
huhhh..cukup...

syahdan...
inilah kelaki-lakian ku..
aku yg pernh buta dgn Tuhan..
aku yg pernah bisu dgn Tuhan..
aku yg sering bersiasat dgn syaitan

memang keadilan ingin ku pasung dlm genggaman
tapi tak semudah yg aku harapkan..
tersadar ku, itulah ciptaan Tuhan..
tiada daya manusia utk samakan..
inilah konsep ISTIKHARAH dalam PILIHAN..
antara ikhtiar, kebebasan dan kehendak Tuhan..
satu lg yg sadarkan aku dlm pelukan-Mu..
bahwa Esa tetaplah satu..
ragam warna dan pesona..
tetaplah bermuara dlm kesatuan
sehingga istikharah menuju ke kalimatun sawa..
yaitu yg esa..

Mungkin harus aku jelaskan semua pada kalian,
tapi mungkin hanya akan ku nikmati sendiri,
atau justru aku akhiri dalam sepi..

memang terlalu banyak rahasia..
tapi itulah kediriannya..
ayat2 salju tiada pernah malu..
baik dgn dunia
maupun dgn wanita..
malunya hanya pada ragu
ketika tdk berani mengadu
malunya hanya pd menyerah
disimpang jalan mampunya hanya tengadah
malunya pd yg materiil
budaya modern, tuhan berlaku kikir
malunya kepada yg kuasa
saat fir'aun berlaku lalim

syahdan...
ayat-ayat salju takkn pernah henti berteriak
..............

-- pojok renungan --
el_Rydhoe

disaat Perbincangan

alaikum assalam fil fiqri.....

walaupun ayat-ayat salju dasarnya bisu..
tp ia cukup mendengar, tanya yg keluar..
juga tanggap apa yg diharap
tiada salah yg diutarakan..
sanjungku untuk kalian yg pahami ayat-ayat ku..


janjiku takkan prnh lupa..
jikupun waktu berhenti..
jikapun ruang sdh mati suri..
hilang pandangan..
sapa terabaikan..
ayat-ayat salju tetaplah berdiri..
berdiri dlm kaki siang dan malam..
berdiri dgn angan dan harapan..
berdiri atas senyuman yg tersampaikan..


ayat-ayat salju berbicara dihadapan 2 perempuan
awalnya tiadalah susah...
tp nyatanya tak semudah dlm ramah


mereka yg terkadang di elu-elukan oleh ayat2 salju..!
entahlah...
biarlah itu terbingkai dlm cerita
sekaligus menjadi rahasia indah ayat-ayat salju
yg pasti...
merekalah yg mampu getarkan jiwaku..
merekalah yg sanggup robohkan tembok me-waktu
bakar imajinasiku..
remukkan ragaku sampai terbujur biru...
merekalah yg sanggup bungkam sampai diam..
ya..sampai diam dlm keramaian
mereka juga yg ceraikan konsep esa...
dlm dualisme pesona keindahan
huhhh..cukup...


syahdan...
inilah kelaki-lakian ku..
aku yg pernh buta dgn Tuhan..
aku yg pernah bisu dgn Tuhan..
aku yg sering bersiasat dgn syaitan
memang keadilan ingin ku pasung dlm genggaman
tapi tak semudah yg aku harapkan..
tersadar ku, itulah ciptaan Tuhan..
tiada daya manusia utk samakan..
inilah konsep ISTIKHARAH dalam PILIHAN..
antara ikhtiar, kebebasan dan kehendak Tuhan..
satu lg yg sadarkan aku dlm pelukan-Mu..
bahwa Esa tetaplah satu..
ragam warna dan pesona..
tetaplah bermuara dlm kesatuan
sehingga istikharah menuju ke kalimatun sawa..
yaitu yg esa..
Mungkin harus aku jelaskan semua pada kalian,
tapi mungkin hanya akan ku nikmati sendiri,
atau justru aku akhiri dalam sepi..
memang terlalu banyak rahasia..
tapi itulah kediriannya..
ayat2 salju tiada pernah malu..
baik dgn dunia
maupun dgn wanita..
malunya hanya pada ragu
ketika tdk berani mengadu
malunya hanya pd menyerah
disimpang jalan mampunya hanya tengadah
malunya pd yg materiil
budaya modern, tuhan berlaku kikir
malunya kepada yg kuasa
saat fir'aun berlaku lalim


syahdan...
ayat-ayat salju takkn pernah henti berteriak
..............
-- pojok renungan --
El_Rydhoe

Pilihan

saudaraku...
tahukah kau, siapa itu dua perempuan?
yg terkadang di elu-elukan dlm ayat2 saljuku..!
dia tiada lain yg mampu getarkan hatiku..
bakar imajinasiku..
remukkan ragaku sampai terbujur biru...
merekalah yg sanggup bungkam sampai diam..
ya..sampai diam dlm keramaian
mereka jg yg ceraikan konsep esa..
dalam dualisme keindahan

sobat...
inilah kelaki-lakian ku..
aku yg pernh buta dgn Tuhan..
aku yg pernah bisu dgn Tuhan..
aku yg sering bersiasat dgn syaitan

memang keadilan ingin ku pasung dlm genggaman
tapi tak semudah yg aku harapkan..
tersadar ku, itulah ciptaan Tuhan..
tiada daya manusia untuk samakan..
inilah konsep istikharah dalam pilihan..
antara ikhtiar, kebebasan dan kehendak Tuhan..

satu lg yg sadarkan aku dlm pelukan Tuhan..
bahwa Esa tetaplah satu..
ragam warna dan perbedaan..
tetaplah bermuara dlm kesatuan
sehingga istikharah menuju ke kalimatun sawa..
yaitu yg esa..
..al-Ahad..

-- pojok galery renungan -- El_Rydhoe --

02/01/09

Ayat-ayat salju men-Jarak (contin..)


uh..memang berat menahan bezat
bezat yg tersumbat, dlm himpitan jarak
kawan hapuslah pisah dr pikirmu
ambil lah hikmah dlm men-jarak


seperti kata Gibran:
“ Ketika tiba saat perpisahan janganlah kalian berduka.
sebab apa yang paling kalian kasihi darinya mungkin akan nampak lebih nyata dari kejauhan.
seperti gunung yang nampak lebih agung terlihat dari padang rerumputan”.
(kahlil Gibran)


itulah perpisahan...
didalmnya, terbawa kenangan
dipangkuannya, tertanam kerinduan
dipundaknya, tergopohkan pertemuan yg ter-rahasiakan
dirangkullannya, yang suci termaknakan
itulah rahasia jarak yg di-ujung nya perpisahan


ya..pertemuan
tiada lain adlh perpisahan yg terpura-purakan
itulah perjalanan hidup manusia......
Yang nyata tak seperti dimata
yg tiAda semakin jauh dari keberAdaannya...


lakon hidup yg tak pernah berhenti
kePalsuan menjadi idaman
pura-pura semakin jelas dlm tujuan
Kemana lagi manusia harus berlari....
mengejar keyakinan tanpa disertai prasangka
mengejar kata percaya tanpa harus dipaksa
sebuah ruang yg Ada dgn kenyataannya...


seperti ayat-ayat salju
dengan tanya
menyemai makna
dan yakinlah, pada akhirnya hujan akan turun setelah kekeringan


ayat-ayat salju tiada pernah berhenti.. harusnya
ayat-ayat salju bukanlah pendapat yg dinyatakan
ayat-ayat salju tiadalah argumen yg disodorkan..,
ia adalah lagu dalam lirik yg muncul dari
pada luka yg berdarah atauwa mulut yang tersenyum


Hati hanya dpt memulai dlm sekejap
kaki hanya bisa melangkah sejauh lelah
busana tak selamanya indah
tapi mengenal kalian adalah sesuatu keindahan yg tak ternilai bandingnya..


sebelum ditutup oleh larutny gelap ini
tak kuasa aku menahan pesonamu
sekilas dimata
pesonamu tercuri pandangan
entah dosa atwkh anugerah indah-Nya
yg pasti kesan itu takkn pernah lupa
satu sejarah, baru aku temukan
mata ter-arah, saat pertemuan
pandang terhenti dlm detik cahaya
semua terakam lengkap dlm ingatan
selipkan senyum
suara pamit
kalimat menjauh
bahasa sapa
tanpa suara
buat ku sungguh jd percaya
engkau “ada” dinyata
ikhlasku yg berlalu dalam me-waktu


-- 10.54, nsyllah dlm sambung msh terucap, kalaulah ingat -- El_Rydhoe..

Ayat-ayat salju men-Jarak

locus
awal me-waktu
locus
awal me-ruang
locus
awal me-rasa
locus
awal me-rindu
locus
awal yg ditunggu


labirin terbatas tanpa batas
seoanggak manusia
memulai dgn kata
setangkup pikir dan raga
memulai dgn nalar jiwa
semua yg ada hanyalah bayangan
semua yg tampak hanyalah pandangan
semua yg dirasa tak lain sprt fatamorgana
ya.. yang nyata tak lagi seperti adanya


itulah..dunia...
dunia yg dilipat
hidup pd dasarnya mengurai-ngurai lipatan
lipatan yg kita sendiri tak tahu ujung pangkalnya
tapi kita sadar dgn kerumitannya


huhh...
berat memang kalo dibaca..
rumit memang kalo dicerna..
pedih memang kalo dirasa..
geram memang.
kelu memang.
sakit memang.
tapi itulah hakikat cinta.


dia yang tak mau ber-syarat
dia yang tanpa membeda
dia yang me-makna
dia yang memang meng-ada dlm lubuk jiwa...


wahai dsana yg perempaun...
dengarkah kalian...?
aku yang disini bicara..
bicara tanpa suara
tapi aku sadar sdg ber-sua


haii yg perempaun
bangunkah kalian..?
aku disini yang berdiri
berdiri tanpa kaki
tapi aku ingat, bhw aku miliki dua ukhti... he...
untuk teriakkan kembali yg “suci”


ahhh...
aku sendiri tak tahu apa itu yg suci..?
iyakah itu yg bersih tanpa noda!
iyakah itu yg putih tanpa luka!
iyakah itu yg sempurna tanpa cela!
Biarlah masing2, aku dan kalian dlm jalinan “kita” yg menjawabnya... (ha...)
bolehkah ku kata itu Cinta
bolehkah ku sebut itu asmara
ahh..sepertinya lebih tepat ayat-ayat salju kita..


kembali ayat-ayat salju meramu
meramu yg dulu pernah bertemu
bertemu dlm angan
berjumpa dlm harapan
ya..sungguh-sungguh penuh kenangan


gelisah..
asmara..
cemburu..
cinta..
diam..
manja..
marah..
resah..
teramu dalam balutan pesona rindu


rindu dgn malam
rindu dgn kelam
rindu akan temaram
rindu akan bertemu dalm mimipi2 awan
lipat siang, terurai malam
tiada yg bs lari dr me-waktu
tiada yg bisa sembunyi dlm me-ruang


isi adalah kosong
kosong tetap saja ber-isi
itulah zen
konsep keseimbangan
nirmala yg tumpah
nirmala yg terbuang
selama cinta masih kau pegang..!!
itulah lentingan ayat-ayat salju


biarkan cinta hadir
walau nanar dibibir
biarkan cinta datang
walau disayapnya sembunyi pedang
biarkan cinta merasuk
walau raga selalu tertusuk


kelu ku dgn ayat-ayat salju
ayat-ayat salju yg lakunya hanya menggerutu
keras benar bunyinya
kasar sangat bahasanya
sungguh laknat kalau dirasa
penuh khianat didalmnya
yang Suci kadang terkotori
bahkan Tuhan dicaci maki
tapi.., itulah dia
kepolosannya
sigap men-jaraknya
teguh dirinya
istiqomah katanya..!!
tetap saja terselimut dalam pura-pura
dan juga karenanya rindu kalian meng-ada....


udahlah...
otakku mulai ngawur dgn ayat-ayat salju
terlalu lampau kalian mengenang ayat-ayat salju..
nanti gemuruh mendung
tiada terbendung...
janjiku nsyallah disambung...


El_Rydhoe...--- pojok bangku, sembunyi malu 20.56---

31/12/08

ayat-ayat Salju Lost chapter

15 desember, termulai kata utk mu yg menunggu. Saat ini sdh menahun 2008
benarkah kau menunggu...?
apa hanya bibir manis saja kau tampakkan...!
ah..sudahlah..apapun itu yg kau laku...aku tiada pernah ingin tahu...
selama masih terselip mata ini dgn senyummu, maka saat itu jg nafasku msh hadir keram kan ayat-ayat salju utk mu...

saat ini, kembali aku buka lembaran ayat-ayat salju ku, yg beberapa hari sempat membeku kaku... walaupun ku t'lh sematkn pd bagian yg judulnya entah sadar atw tidak saat itu ku tuliskn yg the last chapter atau mungkin the lost chapter....

sebuah prolog..
dr secuil frosa kata..
lembarn awal tp bkn yg pertama, ayat-ayat salju ku ingin menyuarkn nyanyian sembilu...ya lagu sendu....
ayat-ayat salju yg terlanjur beku jg kaku...
nyata, yg tampak aku lihat..
nyata, yg hadir aku rasa..
nyata, yg bersanding aku sungging..
spertiny, sdh sampai pd titik payah yg tak lg berpeluh.

fatamorgana asmara kata Ghibran
labirin cinta kata Rabiatul Adawiyh
Senggama Kasih kata al-Hallaj
memang indah, yg mereka torehkn
namun, knp berbeda yg tektardirkn..??
knp tiada ni'mat yg ku dpt
knp tiada lezat yg ku lahap
semuanya tersibak kaku
bagiannya sungguh2 kelu...

--El_Rydhoe--

Pesan-ku

lihat dan rasakan...
baca dan maknakan..
ingin ku, kau baca tdk dgn mata..
tp dgn jiwa yg me-rasa..
ingin ku, kau raba tdk dgn raga..
tp dgn sukma yg meng-ada..
balaskan dgn hati..
bukan dgn mencoba mensiasati..
terbang dgn sayap cinta..
walau pisau terselip di ketiakny..
peluk...erat...dirinya, walau penuh dgn bisa'..
ayat-ayat salju ini terlampau suci utk ku dustai...


-- El_Rydhoe --
pojok guratan...sendiri tanpa bulan, namun msh dgn malam... 20:17

ayat-ayat salju masih dlm "khianat itu..."

metafora..
bahasa..
permainan frosa2 dibalik kata..
sdh ku bilang sebelumnya..
kata adalah senjata..
untuk bawa makna yg terpenuhi rasa..
bahkan semesta sabda tiada tapal batas utk membatasinya
ketika ayat-ayat salju bicara
utk mu ku tulis atas rasa
bulan jg bintang tiada absen dr bahasan..
dewi shinta dan bunda teresa tiada hilang dr ingatan..
dirimu penuh bagiku utk pemaknaan
hampir lelah jemari ini..
penatkan nalar sembari menyamar..
sungguh, aku sungguh-sungguh..ingin mengeluh..
keluh kan dirimu...
keluhkan senyum pipimu..
keluhkan tanya suaramu..
keluhkan dan keluhkan ketakhadiranmu,saat ini sendiri..disini.


-- El_Rydhoe --

ayat-ayat salju masih dlm "khianat itu.."

derita rindu
tegakkan rasa
benarkah cinta, benarkah sayang..
tak terbilang memang..
dari sketsa matamu
memantul rasaan
ke seluruh cermin ruangan..
memberi kesadaran..'bhw kau sdg menunggui
untukku yg “malang”

apakah msh banyk lg syair msh ku goretkn..?
dlm bisik-gerisik salju..?
demi wujudkan sabda jiwa
entahlah, akupun tak tahu..
tp tetaplah menunggu..

-- El_Rydhoe --

ayat-ayat salju masih dlm "khianat itu."

2 jam masih..utk waktu hempitkan dada, sesakkan rasa, akan rindu sangat...
itulah jalan hidup, keseharian kita.. dgn nyalah kita masih layak menjalaninya
ada saat-saat dlm hidup, dimana kita sangat merindukan seseorang, sehingga ingin hati menjemputnya dari alam mimpi dan memeluknya dalam mata yg nyata. Mudah2an kita bukan hanya memimpikan seseorang seperti itu...
tapi kita juga harus ingat :
“bahwa awal dari cinta adalah membiarkan orang yang kita cintai menjadi dirinya sendiri, dan tidak merubahnya menjadi gambaran seperti yg kita inginkan. Jika tidak, maka kita hanya mencintai pantulan diri sendiri yg kita temukan didalam dirinya..” inilah sebait yg pernah dipesankan oleh penya'ir al-Man'um dr Persi (klo ngga salah..!)

Tapi sudahlah...
keluarlah kau dr sembunyi balik cermin itu..
suara-suara ayat salju ini memang lemah
lemah..krn terlalu hafal benar bisikan rasa itu
meski sekilas terdengar
smua indra jd peka..
sebab jiwa ini sdh terbiasa
merindui juga..
bahagia mencapai arsy
andai kau tahu caraku..
menguatkan rasa itu
hingga tersibak satu misteri..
dan memilihnya..
bukanlah lagi pilihan yg membuat nista didiri ini..

-- sela bangku, menunggu waktu -- ..El_Rydhoe..

30/12/08

Ayat-ayat Salju "Khianat Tanpa Rasa"

'alaiki assalam.......
sepertinya saya tak kuasa jg menghukum diriku dlm diam
dan saya pun tak sanggup melihat seseuatu mnjd terhempit dlm kegalauan
baiklah akan kucoba julurkan lg ayat-ayat salju ku ini kpd dirimu.
walaupun sebenarnya aku sdh ikhlaskan yg berlalu..


maaf kan kalau saya mengganggu rasamu
maafkan kalau saya mengguncang dadamu dgn diamku..
tiada sesuatupun yg ingin aku balas..
tiada sesuatupun yg ingin aku tampar..
tiada sesuatupun yg ingin hati ini sakiti yg suci..


gelap sunyi tanpa bunyi
orang2 pergi tinggalkan sepi
sedih kisah yg menemani hati
gelap muram gilir hari
olah bunyi menari-nari
gelap gulita menemani
ingin keluar lagi..udara pagi
tiada lagi
ingkar apa yang terjadi
sungguh gelap sepi hati, entah apa..?
ku pun tak mengerti
lama hari menanti..ingin bebas lagi
sediakan senyum pd ikhlas diri
maafkan ikhlasku...


-- malam, 22/12/08 -- El_Rydhoe..

24/12/08

Satu Rahasia

terserah...
semua terserah dirimu...
aku hanya diam dlm gumam..
cukup ikhlaskn mata nakal ini
hanya menikmati indah rona mu..

aku rela, semua yg ada..
aku rela, seperti biasa..
aku rela, kau tiada..
aku rela, sampai aku ikhlas itu semua

memang waktu tak pernah berteman dgnku
temanku hanya ayat-ayat salju
yg setia dlm tunggu..
entah kemana sebenarnya ia tertuju..
yg jelas bukan kau, bukan jg yg lain
ayat-ayat salju hanya untuk yg satu..
satu rasa
satu sukma
satu kata dalam tidak ataupun iya
satu sikap utk ikhlas kepada..

tanya2ku kembali menyeruak..
seperti ingin sadarkan satu berita..
berita ttg sapa dan tanya yg pernah ada..!

jelas katanya..itu hanya fatamorgana..
jelas sebutnya..itu hanya pesona..
jelas jawabnya..itu hanya muka, bukanlah makna..
jelas bisikny..itu hanya asmaradana..
jelas.....jelas ia teriakkan di telingaku
jelaslah semua yg pernah ada
rasa itu..
rindu itu..
resah itu..
keluh itu..
tunggu itu..
sepi itu..
malam itu..
nihilisme rasa yg terhimpit rapi dlm pojok ruang simulacra

..21:31.. Pojok bangku -El_Rydhoe-