Logika terbalik..
menyapa kamu, lupakan sepi sejenak
tersadar dikesunyian malam
sendiri dibalik pandangan yang masih kosong pula gelap
sedikit bergerak, rasakan jiwa saat kembali tersentak
ada satu nama terpikirkan
hampir penuhi otak yang terasa sesak
segaris wajah hitam manis
hadir dikelopak mata dengan gerutan alis tipis
perempuan yang pakaikan kerudung suci
ku sampaikan, bahwa aku sedang menanti
ajaklah angin juga rembulan malam
biarkan mereka tuntun kamu dalam tapak kelam
gelap malam kan terasa terang
jika kau sapakan alam dalam ingatan Tuhan
aku ingin ajak kamu dalam jamuan suci
bersama, satukan rasa
berdua, mengukir cerita
hikayat hidup nan indah untuk disampaikan ke Tuhan
dalam lafaz cinta sejati nan hakiki..
dikau perempuan yang kupanggil Matahariqu
Tampilkan postingan dengan label Perempuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perempuan. Tampilkan semua postingan
09/02/10
18/01/10
The Sign
cerita ini semua tentang dirimu
segala persepsi ini tertuju kepadamu
tiada sebait kata terlewatkan
luluh runtuh teori makna
metasemiotika bahasa dan kata
Sebuah arti Ada-nya dirimu
dimataku..
wahai Perempuan, Tanda bagiku...
segala persepsi ini tertuju kepadamu
tiada sebait kata terlewatkan
luluh runtuh teori makna
metasemiotika bahasa dan kata
Sebuah arti Ada-nya dirimu
dimataku..
wahai Perempuan, Tanda bagiku...
14/01/09
Maaf aku
sebelum jauh langkah terbuang
sebelum tertinggal mataku mencuri pandang
aku kehilangan kau saat terdiam...
kata itu cukup bagiku
kalimat itu, rindu padaku
iyakah, kau yg suarakan..?
iyakah, kau yg bahasakan..?
dari mimik wajahmu masih aku ragukan
tapi menilik hatimu sungguh kau ku agungkan
agungku kau sebagai perempuan
agungku krn Tuhan tidak salah utk mencari tempat bersemayam
balutan kain yg tebal dan panjang
sungguh hangatkan Tuhan ketika malam
suci terjaga, baik hati dan raga
tiada nista yg tersisa hanya kesucian yg ditampakkan-Nya
salam ku untuk mu wahai perempuan
-- dibangku, aku malu pdMu --
El_Rydhoe
sebelum tertinggal mataku mencuri pandang
aku kehilangan kau saat terdiam...
kata itu cukup bagiku
kalimat itu, rindu padaku
iyakah, kau yg suarakan..?
iyakah, kau yg bahasakan..?
dari mimik wajahmu masih aku ragukan
tapi menilik hatimu sungguh kau ku agungkan
agungku kau sebagai perempuan
agungku krn Tuhan tidak salah utk mencari tempat bersemayam
balutan kain yg tebal dan panjang
sungguh hangatkan Tuhan ketika malam
suci terjaga, baik hati dan raga
tiada nista yg tersisa hanya kesucian yg ditampakkan-Nya
salam ku untuk mu wahai perempuan
-- dibangku, aku malu pdMu --
El_Rydhoe
Langganan:
Postingan (Atom)

