Tampilkan postingan dengan label So' Filosof. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label So' Filosof. Tampilkan semua postingan
30/12/08
Nakal nya Aku...
satu ekspresi yg ingin saya keluarkan...
tawa tanpa suara
hwaaahaaahhaaa....
Sempat kuintip kembali..
sblm kalian beranjak pamit
lewat cermin yang belum sempat kututup
dan sepi bertebaran di selanya
sore lamat seprtiny yg ikut pamit
menyapu alam yang sudah pulang
Ya....aku lihat bumi sebagai anak alam yang patuh
Gelap yg lembut menyelimutinya
Alam bernyanyi dlm ritme2 ratusan jangkrik
Perlahan awan memejam mata..
angin berteman dingin merambat merata...
gemuruh dan getar tenggelam dlm senyap
Lalu yang tinggal hanya malam dan aku...
dalam takjub kami merayu ayat salju
mungkinkah ia msh mau bersanding dlm nalar n tulisku
entahlah....
kalian memang pandai meramu suasana..
saya pahamkan..krn kalian wanita...
ya..wanita
siapa dusta!, krn wanita dunia jd berbunga...
siapa dusta!, krn wanita musim gu2r ikhlas tergilirkn bersemi bunga
siapa dusta!, krn wanita panas api tiadalah neraka
siapa dusta!, krn kalian lah batu koral lebur dlm pesona
sungguh saya bingung, yg kalian lakonkan
moment ini kembali dlm ingatan lama
wanita dlm sapa,ceria jg jenaka
nikmat dirasa pabila saja aku hadir
untk menyelami ke kedlaman rahasia fikir
dlm ikatan silaturrahim fikri
kalian..bagiku seperti lautan aksara berikut makna
sampai aku terlupakan...
dimana letakkan noktah dan koma..
manusia lewat disana melalui kosmos simbol
menyapa dgn pandangan hangat
luas bagai kelam dan cahaya
ya..sebuah simbol
simbol dari Pancaran-Nya
rambat siang perlahan disisip malam
panorama keindahan yg tunduk pd Penguasa alam
benar kalian, bagaikan permadani
sungguh merugi, jika ku tak jagai
iman simbol cinta
Islam tanda Esa
ihsan laku diraga
itulah bukti Emanasi-Nya
---pojok bangku kantor nakal----
24/12/08
Zeit
waktu...
lagi2 waktu yg selalu disamping kita..
yg selalu kau dan aku mungkin ingin ukur n tanya...
ingin tanya..krn kita sadar atwpun tdk, memang tak pernh kenal dia..
ingin tanyany..krn kita selalu bersamany...tapi tanpa rasa..
itulah waktu kalau kita tanya....
dan apabila kita ingin ukur tentang nya..!
ya..pabila kau ingin ukur akannya..maka klo boleh aku bilang..
ketika kita mengukurnya, dimana sebenrnya ia yg tanpa ukuran dan juga bahkan tak terukur...
sprti sebuah angan akan ttg keabadian....
ya..angan dan hanya harapan
akan keabadian dgn teman, kawan, lawan jg sahabat...
dimana mengetahui kemarin hanyalah kenangan hari ini
dan esok hari tiada lain sebuah harapan hari ini...
jd itulah sekilas dari ku ttg waktu yg selalu bisu...dibuatnya kita pilu...
Saat ini juga, aku pun sedang berseteru dgn waktu..
namun saat ini aku di lain hal, diriku sdg berkelahi dgn menunggu
ya menunggu yg tiada lain perihal akan waktu...
aku menunggu, krn aku prnh terjanjikn sesuatu..
aku menunggu, krn prnh terharapkn dilain waktu..
aku menunggu, krn prnh teringinkn dlm harian waktu..
harap-harap tak mau sendiri..utk esok..
kenangan2 ktk sendiri...waktu lalu..
huhhhh......tunggu aku waktu...hingga akhir mu...
ya..hingga akhir waktu..
waktu...
disini aku masih sendiri..
merenungi keramaian hari namun tetap sepi..
aku tanpamu..
masih seperti tanpamu....
aku msh tetap dsini..
melewati sepi dlm hari...
keramaian hari..
entah, ramai2 sunyi ataukh sepi yg ramai..
suara...!dengarkanlah aku
apa kabarmu?, yg bahasanya sukaku
apakah tanyanya masih dlm bahasanya?
aku disini msh tetap menunggu
walaupun tetap sendiri
ku masih harap....diriku hadir dlm derai katanya
suara..!tahukah kau..!!
bahw aku skrg terlempar dlm dunia tanpa musim..
musim, dimana aku tertawa, tp tak semua gelak tawa...,
musim, dimana aku menangis tak sehabis air mataku..
andaikn gemintang dpt ku rangkul
mentari tetap setia menyinari
rembulan masih s'lalu berseri
maka disini..!tempat aku bertahan, meski sendiri
dan aku percaya ..."bhw yg bernyanyi dan merenung dari dlm jiwa senantiasa yg menaburkn bintang di angkasa..."
dan jg aku percayakan bahwa “ cinta tak beri apa2 kecuali diriny sendri dan tiada mengmbil apa2 pun kcuali dari diriny sendiri. Tiada memiliki, pun tiada ingin dimiliki krn cint t'lh cukup bagi diriny sendiri. kalau kau cinta tak kan kau kata "Kamu ada di dlam hatiku" tapi kau kan kata "Aku ada dalam hati mu"
Dan Aku CinTa karena Aku Cinta.... El_Rydhoe
lagi2 waktu yg selalu disamping kita..
yg selalu kau dan aku mungkin ingin ukur n tanya...
ingin tanya..krn kita sadar atwpun tdk, memang tak pernh kenal dia..
ingin tanyany..krn kita selalu bersamany...tapi tanpa rasa..
itulah waktu kalau kita tanya....
dan apabila kita ingin ukur tentang nya..!
ya..pabila kau ingin ukur akannya..maka klo boleh aku bilang..
ketika kita mengukurnya, dimana sebenrnya ia yg tanpa ukuran dan juga bahkan tak terukur...
sprti sebuah angan akan ttg keabadian....
ya..angan dan hanya harapan
akan keabadian dgn teman, kawan, lawan jg sahabat...
dimana mengetahui kemarin hanyalah kenangan hari ini
dan esok hari tiada lain sebuah harapan hari ini...
jd itulah sekilas dari ku ttg waktu yg selalu bisu...dibuatnya kita pilu...
Saat ini juga, aku pun sedang berseteru dgn waktu..
namun saat ini aku di lain hal, diriku sdg berkelahi dgn menunggu
ya menunggu yg tiada lain perihal akan waktu...
aku menunggu, krn aku prnh terjanjikn sesuatu..
aku menunggu, krn prnh terharapkn dilain waktu..
aku menunggu, krn prnh teringinkn dlm harian waktu..
harap-harap tak mau sendiri..utk esok..
kenangan2 ktk sendiri...waktu lalu..
huhhhh......tunggu aku waktu...hingga akhir mu...
ya..hingga akhir waktu..
waktu...
disini aku masih sendiri..
merenungi keramaian hari namun tetap sepi..
aku tanpamu..
masih seperti tanpamu....
aku msh tetap dsini..
melewati sepi dlm hari...
keramaian hari..
entah, ramai2 sunyi ataukh sepi yg ramai..
suara...!dengarkanlah aku
apa kabarmu?, yg bahasanya sukaku
apakah tanyanya masih dlm bahasanya?
aku disini msh tetap menunggu
walaupun tetap sendiri
ku masih harap....diriku hadir dlm derai katanya
suara..!tahukah kau..!!
bahw aku skrg terlempar dlm dunia tanpa musim..
musim, dimana aku tertawa, tp tak semua gelak tawa...,
musim, dimana aku menangis tak sehabis air mataku..
andaikn gemintang dpt ku rangkul
mentari tetap setia menyinari
rembulan masih s'lalu berseri
maka disini..!tempat aku bertahan, meski sendiri
dan aku percaya ..."bhw yg bernyanyi dan merenung dari dlm jiwa senantiasa yg menaburkn bintang di angkasa..."
dan jg aku percayakan bahwa “ cinta tak beri apa2 kecuali diriny sendri dan tiada mengmbil apa2 pun kcuali dari diriny sendiri. Tiada memiliki, pun tiada ingin dimiliki krn cint t'lh cukup bagi diriny sendiri. kalau kau cinta tak kan kau kata "Kamu ada di dlam hatiku" tapi kau kan kata "Aku ada dalam hati mu"
Dan Aku CinTa karena Aku Cinta.... El_Rydhoe
Kosong jg Isi
merakit siang dan malam, supaya menjadi lebih sederhana..
wajah aku memang kosong, tapi aku masih tertawa, kekanak-kanakan..
disanalah aku paham siang adalah keadaan yg berjejal dan malam adalah hantu, ya..hantu yg tersesak dlm mitos keseharian, dimana terentang bagai seutas tali, hubungkan masa lalu dan masa kini.. aku memang terjepit didalamnya, yg kadang tentukan hidup ku nanti.
Untung aku masih punya ruang yg dapat aku isi dgn imaji. manusia kosong adalah manusia imaji yg mengisi kekosongan berenang dlm lautan ketiadaan..
aku suka kosong dari pada riuh, riuh memang kegaduhan yg teradakan, tapi aku tetap suka yg kosong
karena terkadang dlm keriuhan membuat ku kosong disekitar keramaian itu sendiri..
sengaja tubuh lebur dalm kosong, karena hakikat kosong tiada lain adlah penuh dgn isi kekosongan..
ah..aku ingin sapu kan keramaian, krn dgn ny kita t'lh hilang kesadaran
aku ingin lumatkan keramaian dlm lubang, krn dgn nya kita t'lh miskin kasih sayang
aku ingin bekukan keramaian dlm bebatuan, maka dgn nya kita dpt berdiri dgn tenang
hempaskan, lemparkan, teriakkan agar ramai dalam kosong yg hening....
--El_Rydhoe--
wajah aku memang kosong, tapi aku masih tertawa, kekanak-kanakan..
disanalah aku paham siang adalah keadaan yg berjejal dan malam adalah hantu, ya..hantu yg tersesak dlm mitos keseharian, dimana terentang bagai seutas tali, hubungkan masa lalu dan masa kini.. aku memang terjepit didalamnya, yg kadang tentukan hidup ku nanti.
Untung aku masih punya ruang yg dapat aku isi dgn imaji. manusia kosong adalah manusia imaji yg mengisi kekosongan berenang dlm lautan ketiadaan..
aku suka kosong dari pada riuh, riuh memang kegaduhan yg teradakan, tapi aku tetap suka yg kosong
karena terkadang dlm keriuhan membuat ku kosong disekitar keramaian itu sendiri..
sengaja tubuh lebur dalm kosong, karena hakikat kosong tiada lain adlah penuh dgn isi kekosongan..
ah..aku ingin sapu kan keramaian, krn dgn ny kita t'lh hilang kesadaran
aku ingin lumatkan keramaian dlm lubang, krn dgn nya kita t'lh miskin kasih sayang
aku ingin bekukan keramaian dlm bebatuan, maka dgn nya kita dpt berdiri dgn tenang
hempaskan, lemparkan, teriakkan agar ramai dalam kosong yg hening....
--El_Rydhoe--
Mengaku_ Aku
aku adalah aku
mengaku..
pengakuan..
memang aku..
iya ku..
aku bebas memiliki tubuh saya
aku bukanlah kepunyaan mereka
bukan jg kepunyaan negara
aku jg bukanlah dimiliki agama
aku adalah aku, tubuh saya sendiri
ragaku adalah sebuah daerah yg tak terbatas..
sebuah hutan rimba yg penuh dgn binatang buas
aku adalah rumah binatang, sekaligus rumah setan, manusia juga tak lupa Tuhan
Aku bebas menentukan siapa yg boleh hidup dlm tubuh saya. Tetapi yg terutama yg boleh hidup dalam tubuh saya adalah aku sendiri dan kebebasan ke-Aku-an-ku, termasuk juga kebebasan untuk mati dgn bunuh diri..
aku ingin keluar merangkak sambil membongkar tubuhku yg objektif menuju ragaku yg subjektif (tubuh yang dibiarkan tumbuh bersama pergulatan intelektual, moral, religi, karakter dan psikis dari sang diri). karena itu aku ingin bilang "JANGAN KAU BENCI AKU" karena aku sedang masuk dalam diri subjektif saya.. aku ingin lentingkan ttg cinta dan kematian tanpa rasa.., tubuhku yg terjerat dalam kotak-kotak cinta dan berjalan perlahan dalam rel kematian yg kosong meninggalkan tubuh
mengaku..
pengakuan..
memang aku..
iya ku..
aku bebas memiliki tubuh saya
aku bukanlah kepunyaan mereka
bukan jg kepunyaan negara
aku jg bukanlah dimiliki agama
aku adalah aku, tubuh saya sendiri
ragaku adalah sebuah daerah yg tak terbatas..
sebuah hutan rimba yg penuh dgn binatang buas
aku adalah rumah binatang, sekaligus rumah setan, manusia juga tak lupa Tuhan
Aku bebas menentukan siapa yg boleh hidup dlm tubuh saya. Tetapi yg terutama yg boleh hidup dalam tubuh saya adalah aku sendiri dan kebebasan ke-Aku-an-ku, termasuk juga kebebasan untuk mati dgn bunuh diri..
aku ingin keluar merangkak sambil membongkar tubuhku yg objektif menuju ragaku yg subjektif (tubuh yang dibiarkan tumbuh bersama pergulatan intelektual, moral, religi, karakter dan psikis dari sang diri). karena itu aku ingin bilang "JANGAN KAU BENCI AKU" karena aku sedang masuk dalam diri subjektif saya.. aku ingin lentingkan ttg cinta dan kematian tanpa rasa.., tubuhku yg terjerat dalam kotak-kotak cinta dan berjalan perlahan dalam rel kematian yg kosong meninggalkan tubuh
10/12/08
Labirin Sunyi..
....untukmu yg memilih pergi....
perempuan..
hanya senja perlahan kemerahan
gugur dipelupuk yg runyam..
kembali dlm muram malam...
diam, jarak, dan musim semi yg berlari..
tlah ku temui pd nya sisi yg sunyi..
yg tak pernah letih...
menunggyu jawab dr makna..
tapi sekali lagi itu ternyata hanya mimpi....
hahhh...mimpi...
payah diri ingin hati...
kembali utk men-suci..
pd akhirnya lg2 aku terbangun dlm mimpi..
tersikap dlm selubung diri..
dlm pusaran labirin sunyi..
malam ini...
dalam...
pertemuan ku dgn nabi-nabi
Muhammad, Musa, anaximenes, socrates, plato, aristoteles, thales
ibn ruysd, ibn sina, al-farabi dan ibn arabi
sekaligus jg tak lupa utk al-ghazali, m.iqbal, Hassan Hanafi, Heidegger, Karl Marx, mahatma ghandi, Lao Tze, Derrida, Tan Malaka dan semua yg pernah menemani dlm baca..
nabi-nabi suci yg hidupnya tetap sendiri..
dlm labirin sunyi..sesunyi sampai denyut yg sepi
maaf kn aku nabi...
aku sdh hancurkan ramah surgawi...
aku tlah teriakkan lantang ttg yg suci..
se-suci ketik kau..wahai nabi sedng tajalli..
fanakn ragawi..
baqa' dgn ilahi..
dalam..di..
pojok bangku cerita ayat-ayat salju...
di lamunku, aku termangu..
termangu menunggu tapak menjajak..
menunggu wahyu jadikan guru..
teringat dia iqbal dgn Ego..
tersirat sigmend freud ttg libido..
terselip immanuel Kant akan nafsu..
terucap Muhammad akan Esa adalah Satu..
kembali Muhammad bicara ttg satu kebijakan...
ya..bijak dlm jawab, bijak dlm harap. bijak dlm labirin ingin...
akhirnya tundukku dlm risalahnya yg "satu"...
rislahnya yg menyobek pengap..
risalahnya yg mencabik durja...
risalahnya yg runtuhkn tembok dusta..
risalahnya yg gugurkn khianat tanpa rasa..
ya..khianat tanpa rasa.....
pojok bangku...aku-ada..menunggu sabda...
.. El_Rydhoe ..
perempuan..
hanya senja perlahan kemerahan
gugur dipelupuk yg runyam..
kembali dlm muram malam...
diam, jarak, dan musim semi yg berlari..
tlah ku temui pd nya sisi yg sunyi..
yg tak pernah letih...
menunggyu jawab dr makna..
tapi sekali lagi itu ternyata hanya mimpi....
hahhh...mimpi...
payah diri ingin hati...
kembali utk men-suci..
pd akhirnya lg2 aku terbangun dlm mimpi..
tersikap dlm selubung diri..
dlm pusaran labirin sunyi..
malam ini...
dalam...
pertemuan ku dgn nabi-nabi
Muhammad, Musa, anaximenes, socrates, plato, aristoteles, thales
ibn ruysd, ibn sina, al-farabi dan ibn arabi
sekaligus jg tak lupa utk al-ghazali, m.iqbal, Hassan Hanafi, Heidegger, Karl Marx, mahatma ghandi, Lao Tze, Derrida, Tan Malaka dan semua yg pernah menemani dlm baca..
nabi-nabi suci yg hidupnya tetap sendiri..
dlm labirin sunyi..sesunyi sampai denyut yg sepi
maaf kn aku nabi...
aku sdh hancurkan ramah surgawi...
aku tlah teriakkan lantang ttg yg suci..
se-suci ketik kau..wahai nabi sedng tajalli..
fanakn ragawi..
baqa' dgn ilahi..
dalam..di..
pojok bangku cerita ayat-ayat salju...
di lamunku, aku termangu..
termangu menunggu tapak menjajak..
menunggu wahyu jadikan guru..
teringat dia iqbal dgn Ego..
tersirat sigmend freud ttg libido..
terselip immanuel Kant akan nafsu..
terucap Muhammad akan Esa adalah Satu..
kembali Muhammad bicara ttg satu kebijakan...
ya..bijak dlm jawab, bijak dlm harap. bijak dlm labirin ingin...
akhirnya tundukku dlm risalahnya yg "satu"...
rislahnya yg menyobek pengap..
risalahnya yg mencabik durja...
risalahnya yg runtuhkn tembok dusta..
risalahnya yg gugurkn khianat tanpa rasa..
ya..khianat tanpa rasa.....
pojok bangku...aku-ada..menunggu sabda...
.. El_Rydhoe ..
04/12/08
Indah itu..
tulisn ini ku awali dgn mengatakan bahwa keragu-raguan lah awal dari kebenaran. apalah itu yg pasti aku yakin bahwa keragu-raguan ada hal yg mutlak dlm menjaga jarak dgn segla sesuatu yg ada dihadapan kita.
saat ini dgn tulisan sekarang, pd dasarnya aku ingin mengajak utk berbincang sambil terbang kembali disuatu saat yg pernah ada, saat ada sekarang dan mungkin saat yg ada pd akhirnya! aku ingin bersama2 menjumpai sebuah ke-arogansian yg muncul, sambil memunculkan kembali masa kekanak2an kita yg lalu yg penuh dengan simbol2 keceriaan dalam tawa, tangis dan tanya(???) sebagai penutup dr perjalnan tersebut, demi proses pencarian akan kebenaran sejati.
aku ingin meng-kata ttg keindahan. apakah itu keindahan?berbicara ttg keindahan sama sprti memperbincangkn ttg kosmos dan Tuhan yg hal itu sama sekali tdk memiliki ujung batas, bahkan mengetahui awal dan akhir pun kita nyaris tak menemukannya. sungguh sesuatu yg rumit, tapi lagi2 jgn khawatir, bhwa manusia dibekali dgn akal dan intuisi naluriah, dgn inilah kata mencari dan terus mencari takkan pernh berhenti krn pencarian akan kebenaran adalah hal yg harus diupayakan manusia.
keindahan bagi sebagian orang adlah sebuah kepuasan visual yg dirasakan, dgn ketentuan2 yg berlaku di masyarakat sbg prasyarat hal trsebut. misalnya ktk laki2 melihat wajah wanita atau sebaliknya (mereka hanya menggunakan "data2" yg mereka miliki ttg hidung, mata, kulit dsb) tp mereka tdk pernh tahu seberapa mancungkah hidungnya? seberapa tipiskah alis dan kulitnya? seberapa pedih dan gembiranya mata mereka dr air2 yg membasahiny?semuanya tetap mereka tdk pernah dpt mengujikannya dlm kejujuran realitas.
Berbeda lagi apabila qt menengok PLATO filusuf yunani dlm perkataannya bahwa keindahan adalah sesuatu yg tdk hanya berada pd pemenuhan kepuasaan visual saja tp juga ia bs disebut indah apabila memiliki hal guna, dlm prinsip filsafatnya Plato lgsung menghubungkn pd nilai AKSIOLOGI (nilai kegunaan dr sesuatu), jd ia disebut indah apabila ia dpt bermanfaat bagi yg lain, ia memiliki nilai guna maka dgn sendirinya ia indah. sedangkan sebagian filsuf muslim membicarakan keindahan tdk lepas dr hal ttg kebesaran ciptaan Tuhan, bahwa keindahan adlah sesuatu nilai ketakjuban manusia atas ciptaanNya, efek dr kesyukuran atas ni'matNya krn keindahan hanyalah dimiliki oleh Tuhan Yang Maha Indah (SWT).
Bagi saya sendiri indah adlah hal sangat universal, ia tdk jg disebut relatif, krn menurutku ia berada pd tataran inter-subjektivitas manusia, nilai2 keindahan adalah sesuatu yg sdh interkodrati, konvensi nilainya secr keseluruhan (sosial, etika, seni, dll) sdh ada sejak qt blm ada, bahasa lainya ia bersifat [IDEA], hal ini saya tarik dr ketentuan Tuhan dlm Kalam-Nya bahwa "Aku telah ajarkan nama-nama kpd Adam agar ia dapat mengetahuinya", pengetahuan inilah yg menjadi modal dasar manusia. indah dlm pembahasan saya adalah sebuah perwakilan spiritualitas manusia, ia bersifat inter-pribadi. ia lahir dr dalam diri manusia, secara relatias bagi saya bahwa keindahan tidaklah dpt dwakilkan dgn kosa dan kata krn tdklah mampu mengistilahkannya, ia pun tdk dpt disuarakan krn bahasa manusia tdk lh sanggup mengartikannya, krn ia lahir dr dalam (inter) kesadaran. pergolakan spiritual yg dibarengi kesadaran penuh. jd keindahan tdklah dibatasi pd ketentuan2 sosial, estetika, politik tp melebihi batas semuanya yg terangkum dlm ekspresi spiritual manusia. kalimat terakhir dr saya adalah indah dalah Tuhan itu sendiri yg hanya Dia tahu awal dan batas akhir dr nilai tersebut. Dialah yg mampu mengakhiri teka-teki itu, simpul-simpul kerumitan sbg bagian dr kebesaran-Nya.
hhhheeeeeee....maaf klo ngga jelang tulisannya, iseng abisss nih...selamat berbingung ria ya...wahai kawan yg didalamnya ada ikhlas dan kepasrahaan utk pengabdian..
Meja Kantor...November/siang disana
saat ini dgn tulisan sekarang, pd dasarnya aku ingin mengajak utk berbincang sambil terbang kembali disuatu saat yg pernah ada, saat ada sekarang dan mungkin saat yg ada pd akhirnya! aku ingin bersama2 menjumpai sebuah ke-arogansian yg muncul, sambil memunculkan kembali masa kekanak2an kita yg lalu yg penuh dengan simbol2 keceriaan dalam tawa, tangis dan tanya(???) sebagai penutup dr perjalnan tersebut, demi proses pencarian akan kebenaran sejati.
aku ingin meng-kata ttg keindahan. apakah itu keindahan?berbicara ttg keindahan sama sprti memperbincangkn ttg kosmos dan Tuhan yg hal itu sama sekali tdk memiliki ujung batas, bahkan mengetahui awal dan akhir pun kita nyaris tak menemukannya. sungguh sesuatu yg rumit, tapi lagi2 jgn khawatir, bhwa manusia dibekali dgn akal dan intuisi naluriah, dgn inilah kata mencari dan terus mencari takkan pernh berhenti krn pencarian akan kebenaran adalah hal yg harus diupayakan manusia.
keindahan bagi sebagian orang adlah sebuah kepuasan visual yg dirasakan, dgn ketentuan2 yg berlaku di masyarakat sbg prasyarat hal trsebut. misalnya ktk laki2 melihat wajah wanita atau sebaliknya (mereka hanya menggunakan "data2" yg mereka miliki ttg hidung, mata, kulit dsb) tp mereka tdk pernh tahu seberapa mancungkah hidungnya? seberapa tipiskah alis dan kulitnya? seberapa pedih dan gembiranya mata mereka dr air2 yg membasahiny?semuanya tetap mereka tdk pernah dpt mengujikannya dlm kejujuran realitas.
Berbeda lagi apabila qt menengok PLATO filusuf yunani dlm perkataannya bahwa keindahan adalah sesuatu yg tdk hanya berada pd pemenuhan kepuasaan visual saja tp juga ia bs disebut indah apabila memiliki hal guna, dlm prinsip filsafatnya Plato lgsung menghubungkn pd nilai AKSIOLOGI (nilai kegunaan dr sesuatu), jd ia disebut indah apabila ia dpt bermanfaat bagi yg lain, ia memiliki nilai guna maka dgn sendirinya ia indah. sedangkan sebagian filsuf muslim membicarakan keindahan tdk lepas dr hal ttg kebesaran ciptaan Tuhan, bahwa keindahan adlah sesuatu nilai ketakjuban manusia atas ciptaanNya, efek dr kesyukuran atas ni'matNya krn keindahan hanyalah dimiliki oleh Tuhan Yang Maha Indah (SWT).
Bagi saya sendiri indah adlah hal sangat universal, ia tdk jg disebut relatif, krn menurutku ia berada pd tataran inter-subjektivitas manusia, nilai2 keindahan adalah sesuatu yg sdh interkodrati, konvensi nilainya secr keseluruhan (sosial, etika, seni, dll) sdh ada sejak qt blm ada, bahasa lainya ia bersifat [IDEA], hal ini saya tarik dr ketentuan Tuhan dlm Kalam-Nya bahwa "Aku telah ajarkan nama-nama kpd Adam agar ia dapat mengetahuinya", pengetahuan inilah yg menjadi modal dasar manusia. indah dlm pembahasan saya adalah sebuah perwakilan spiritualitas manusia, ia bersifat inter-pribadi. ia lahir dr dalam diri manusia, secara relatias bagi saya bahwa keindahan tidaklah dpt dwakilkan dgn kosa dan kata krn tdklah mampu mengistilahkannya, ia pun tdk dpt disuarakan krn bahasa manusia tdk lh sanggup mengartikannya, krn ia lahir dr dalam (inter) kesadaran. pergolakan spiritual yg dibarengi kesadaran penuh. jd keindahan tdklah dibatasi pd ketentuan2 sosial, estetika, politik tp melebihi batas semuanya yg terangkum dlm ekspresi spiritual manusia. kalimat terakhir dr saya adalah indah dalah Tuhan itu sendiri yg hanya Dia tahu awal dan batas akhir dr nilai tersebut. Dialah yg mampu mengakhiri teka-teki itu, simpul-simpul kerumitan sbg bagian dr kebesaran-Nya.
hhhheeeeeee....maaf klo ngga jelang tulisannya, iseng abisss nih...selamat berbingung ria ya...wahai kawan yg didalamnya ada ikhlas dan kepasrahaan utk pengabdian..
Meja Kantor...November/siang disana
BiarKan Aku..
saudari kemana kau pergi....
semiotika memang ilmu yg rumit..
tapi tak serumit yg ini....
cuma beberapa huruf, tp ngejelumit..
ah....aku saja yg mengada-ada...
atau memang ada n nyata..
kata davinci biarkan semua hidup..
kata shakespeare biarkan semua takjup..
tapi kata Ghazali kau harus tajalli
sedangkan Iqbal kau harus membumi
aku bingung...
aku linglung...
mereka buatku seprti nabi
ya..nabi yg dlm rahasia
nabi dlm jiwa...
nabi dlm cinta...
nabi utk semua...
ah..jgn kau gila
ah...jgn kau nista
ah...jgn dan jgn...
sudahlah...kawan..
aku hanya ingin mimpi...
hanya....
cukup....
dsini.....
-- El_Rydhoe --
semiotika memang ilmu yg rumit..
tapi tak serumit yg ini....
cuma beberapa huruf, tp ngejelumit..
ah....aku saja yg mengada-ada...
atau memang ada n nyata..
kata davinci biarkan semua hidup..
kata shakespeare biarkan semua takjup..
tapi kata Ghazali kau harus tajalli
sedangkan Iqbal kau harus membumi
aku bingung...
aku linglung...
mereka buatku seprti nabi
ya..nabi yg dlm rahasia
nabi dlm jiwa...
nabi dlm cinta...
nabi utk semua...
ah..jgn kau gila
ah...jgn kau nista
ah...jgn dan jgn...
sudahlah...kawan..
aku hanya ingin mimpi...
hanya....
cukup....
dsini.....
-- El_Rydhoe --
03/10/08
Mutiara Zaman

Pertama adalah Rumi, nama lengkapnya Maulana Jalaluddin Rumi Muhammad bin Hasin al Khattabi al-Bakri (Jalaluddin Rumi) adalah seorang penyair sufi yang lahir di Balkh (sekarang Afganistan) pada tanggal 6 Rabiul Awwal tahun 604 Hijriah, atau tanggal 30 September 1207 Masehi. Ayahnya masih keturunan Abu Bakar, bernama Bahauddin Walad. Sedang ibunya berasal dari keluarga kerajaan Khwarazm. Kumpulan puisi Rumi yang terkenal bernama al-Matsnawi al-Maknawi konon adalah sebuah revolusi terhadap Ilmu Kalam yang kehilangan semangat dan kekuatannya. Isinya juga mengeritik langkah dan arahan filsafat yang cenderung melampaui batas, mengebiri perasaan dan mengkultuskan rasio. Diakui, bahwa puisi Rumi memiliki ciri khas tersendiri dibandingkan para sufi penyair lainnya. Melalui puisi-puisinya Rumi menyampaikan bahwa pemahaman atas dunia hanya mungkin didapat lewat cinta, bukan semata-mata lewat kerja fisik. Dalam puisinya Rumi juga menyampaikan bahwa Tuhan, sebagai satu-satunya tujuan, tidak ada yang menyamai.Kemudian Muhammad Iqbal adalah sosok besar dalam khazanah kebudayaan Islam. Pemikirannya dikemasnya dalam bentuk puisi, dan itu membuatnya abadi. Muhammad Iqbal, lahir 9 November 1877. Dia adalah seorang filsuf, pemikir, cendekiawan, ahli perundangan, reformis, politikus, dan yang terutama: penyair. Dia berjuang untuk kemahuan umat Islam dan menjadi “bapa spiritual” Pakistan. Beberapa karyanya yang terkenal, dalam antologi puisinya yaitu Asrar-i-Khudi (Rahsia Diri), Javid Nama, dan The Reconstruction of Religious Thought in Islam adalah karya bukan-fiksinya yang ketiga setelah Ilm Al-Iqtisad (Ilmu Ekonomi, 1903) dan disertasinya. Buku kumpulan ceramahnya dari Madras, Hyderabad, dan Aligargh ini adalah Magnum Opus-nya di bidang filsafat dan menjadi pegangan bagi pemikir Islam hingga saat ini.
Selanjutnya Abu Ya‘la al-Walid Muhammad ibn Ahmad ibn Muhammad ibn Rusyd (1126-1198), atau yang lebih terkenal dengan sebutan Ibn Rusyd atau Averroes, adalah filosof Muslim Barat terbesar di abad pertengahan. Dia adalah pendiri pikiran merdeka sehingga memiliki pengaruh yang sangat tinggi di Eropa, Filsafat Ibn Rusyd merepresentasikan titik kulminasi pemikiran Muslim dalam sebuah arah yang sangat esensial, yaitu memahami Aristoteles. Karyanya yg terkenal adalah Tahafut al-Tahafut-nya yang ditulisnya sebagai bantahan terhadap terhadap buku al-Ghazali, Tahafut al-Falasifah. selain Buku dalam bidang filsafat dia juga menulis buku bidang kesehatan yaitu satu ensiklopedia yang berjudul Kitab al-Kulliyat fi al-Tibb. Ensiklopedi tersebut terdiri dari tujuh buku yang berhubungan dengan anatomi, fisiologi, patologi umum, diagnosis, materia medica, kesehatan dan terapi umum. merekalah sebagian orang-orang yang menyediakan pisau-pisau keilmuan yg sampai sekarang harus kitapergunakan sampai kita menemukan intan-intan keilmuan yang disediakan oleh Allah SWT. - El_Rydhoe -
28/09/08
Pesan dari Rumi
Aku mati sebagai mineral
dan menjelma sebagai tumbuhan
aku mati sebagai tumbuhan
dan lahir kembali sebagai binatang.
Aku mati sebagai binatang dan kini manusia.
Kenapa aku harus takut?
Maut tidak pernah mengurangi sesuatu dari diriku.
Sekali lagi,aku masih harus mati sebagai manusia
dan lahir di alam para malaikat.
Bahkan setelah menjelma sebagai malaikat,aku masih harus mati lagi
Karena, kecuali Tuhan,tidak ada sesuatu yang kekal abadi.
Setelah kelahiranku sebagai malaikat
aku masih akan menjelma lagi dalam bentuk yang tak kupahami.
Ah, biarkan diriku lenyap,memasuki kekosongan, kasunyataan
Karena hanya dalam kasunyataan itu terdengar nyanyian mulia;
"Kepada Nya, kita semua akan kembali"
Sebuah syair dr Rumi, yg menurut ku memiliki kedalaman makna dan pencerminan ketinggian ilmu sang penyair, kalimat-kalimat yg ia tuliskan menggambarkan kehidupan manusia, sebuah makna hakikat diri manusia, dr yg paling lemah sampai yag paling mulia, dan pada dasarnya bhwa hanya Allah SWT lh yg memiliki semua keabadian tersebut... Proses2 seperti yg digambarkan Rumi melalui syairnya diatas, yg harus dilewati manusia dalam hidupnya ketika ingin menemukan hakikat-Nya. Selama proses itu berlangsung. cinta, kesadaran, kepasrahan dan keyakinan adalah modal dalam perjalanan untuk menuju-Nya. dr syair diatas, inilah yg disebut Rumi dgn Tajalli dengan Tuhan, sebuah proses peleburan manusia dari titik awal fitrah yang paling lemah dan rendah sampai pada kesiapan menapak sebuah status yg mulia kemudian tetap sadar dibarengi dgn kepasrahan bahwa itu hanyalah kepemilikan-Nya, sehingga kekosongan yg sejati siap diisi dgn cahaya ke-Ilahian, maka tiada lain Dia-lah hakikat kosong dan isi, tiada beda antara keduanya, yg ada dan nyata hanyalh pancaran-Nya...Wallahu a’alm bish-showab
"Aku sadar ini hanyalah sebagian kecil dr percobaanku utk menangkap dan memahami dr ribuan kalimat pusaka ar-Rumi..dan ini pun jauh dr kesempurnaan penafsiran, yg pasti 'mencoba' adalah hal pertama yg harus dilakukan..
dan menjelma sebagai tumbuhan
aku mati sebagai tumbuhan
dan lahir kembali sebagai binatang.
Aku mati sebagai binatang dan kini manusia.
Kenapa aku harus takut?
Maut tidak pernah mengurangi sesuatu dari diriku.
Sekali lagi,aku masih harus mati sebagai manusia
dan lahir di alam para malaikat.
Bahkan setelah menjelma sebagai malaikat,aku masih harus mati lagi
Karena, kecuali Tuhan,tidak ada sesuatu yang kekal abadi.
Setelah kelahiranku sebagai malaikat
aku masih akan menjelma lagi dalam bentuk yang tak kupahami.
Ah, biarkan diriku lenyap,memasuki kekosongan, kasunyataan
Karena hanya dalam kasunyataan itu terdengar nyanyian mulia;
"Kepada Nya, kita semua akan kembali"
Sebuah syair dr Rumi, yg menurut ku memiliki kedalaman makna dan pencerminan ketinggian ilmu sang penyair, kalimat-kalimat yg ia tuliskan menggambarkan kehidupan manusia, sebuah makna hakikat diri manusia, dr yg paling lemah sampai yag paling mulia, dan pada dasarnya bhwa hanya Allah SWT lh yg memiliki semua keabadian tersebut... Proses2 seperti yg digambarkan Rumi melalui syairnya diatas, yg harus dilewati manusia dalam hidupnya ketika ingin menemukan hakikat-Nya. Selama proses itu berlangsung. cinta, kesadaran, kepasrahan dan keyakinan adalah modal dalam perjalanan untuk menuju-Nya. dr syair diatas, inilah yg disebut Rumi dgn Tajalli dengan Tuhan, sebuah proses peleburan manusia dari titik awal fitrah yang paling lemah dan rendah sampai pada kesiapan menapak sebuah status yg mulia kemudian tetap sadar dibarengi dgn kepasrahan bahwa itu hanyalah kepemilikan-Nya, sehingga kekosongan yg sejati siap diisi dgn cahaya ke-Ilahian, maka tiada lain Dia-lah hakikat kosong dan isi, tiada beda antara keduanya, yg ada dan nyata hanyalh pancaran-Nya...Wallahu a’alm bish-showab
"Aku sadar ini hanyalah sebagian kecil dr percobaanku utk menangkap dan memahami dr ribuan kalimat pusaka ar-Rumi..dan ini pun jauh dr kesempurnaan penafsiran, yg pasti 'mencoba' adalah hal pertama yg harus dilakukan..
Langganan:
Postingan (Atom)

