sunyi..tak berbunyi
dingin..tak ber-angin
senyap..tak dapat diresap
dimana aku ber-ada?
dimana aku me-rasa?
dimana aku harus menyapa?
sapa tanpa suara
salam tanpa dendam
senyuman tanpa imbalan
21/08/09
Cukup di Aku
kata yang tak pernah ada..
suara yang tak pernah tersua...
rasa yang tak sempat dibuka...
biarlah aku saja..
biar.... aku.... saja....
aku saja yang tahu bahwa itu pernah ada
aku saja yang tahu bahwa itu sempat ada
aku saja yang tahu bahwa itu memang benar adanya...
aku... saja....
cukup aku saja....
maafkan aku wahai adinda...
suara yang tak pernah tersua...
rasa yang tak sempat dibuka...
biarlah aku saja..
biar.... aku.... saja....
aku saja yang tahu bahwa itu pernah ada
aku saja yang tahu bahwa itu sempat ada
aku saja yang tahu bahwa itu memang benar adanya...
aku... saja....
cukup aku saja....
maafkan aku wahai adinda...
25/06/09
menyuara
sebait ayat terucap
putih salju dilihat
Mata dimana pandangan jatuh
Hari dimana rindu terbangun
Terik tidurkan malam
gelap selimuti siang
Aku berjalan dengan awan
Angin pun tak mau diam
Aku sapakan engkau
wahai temaram malam
diatas permadani cinta
aku sempat bercengkrama
pada suara
"percayakan! aku selalu ada untukmu adinda"
dalam sepi, aku menjanji
putih salju dilihat
Mata dimana pandangan jatuh
Hari dimana rindu terbangun
Terik tidurkan malam
gelap selimuti siang
Aku berjalan dengan awan
Angin pun tak mau diam
Aku sapakan engkau
wahai temaram malam
diatas permadani cinta
aku sempat bercengkrama
pada suara
"percayakan! aku selalu ada untukmu adinda"
dalam sepi, aku menjanji
20/06/09
gemericik
aku pernah pecahkan malam
aku sempat getarkan siang
sampai aku bertanya
kapan aku mampu bicara
ajari aku sayang
temani aku sayang
tuntun aku hai wanita
yang jiwamu selalu terjaga
dalam lembaran ayat salju
yang tak pernah beku
aku sempat getarkan siang
sampai aku bertanya
kapan aku mampu bicara
ajari aku sayang
temani aku sayang
tuntun aku hai wanita
yang jiwamu selalu terjaga
dalam lembaran ayat salju
yang tak pernah beku
19/06/09
Sajak Mata-hari
terhela lama aku diam
terpasung dada tak kuasa bersua
hari sepi termakna
mata redup dirasa
aku hanya ingin jumpa
mata-hari ku kembali dekat
menunggu cahaya terangi ruang
ruang gelap yang tak lepas pergi
kutunggu hari, itu terwujud
sampai padu mata-hari ku
terpasung dada tak kuasa bersua
hari sepi termakna
mata redup dirasa
aku hanya ingin jumpa
mata-hari ku kembali dekat
menunggu cahaya terangi ruang
ruang gelap yang tak lepas pergi
kutunggu hari, itu terwujud
sampai padu mata-hari ku
29/05/09
iseng banget
huhhh...
sempit dada ini terasa
laksana penjara bagi yang berdosa
tadinya jeruji-jeruji itu, ingin ku hancurkan
tapi, aku tak mampu melebihi Kuasa Tuhan
Aku cemburu...
dengan mereka yang bisa bersuara lantang
Aku cemburu...
dengan mereka yang dapat menghirup udara panjang
Aku cemburu...
dengan mereka yg mampu berlari kencang
Aku cemburu...
apa yang ingin Kau sampaikan kepadaku Tuhan...?
aku dengar Tuhan...!
ya..ya.. cuma memberi tahu, bhw aku lagi ASMA sekarang.
huuhhh...haahhhh
sempit dada ini terasa
laksana penjara bagi yang berdosa
tadinya jeruji-jeruji itu, ingin ku hancurkan
tapi, aku tak mampu melebihi Kuasa Tuhan
Aku cemburu...
dengan mereka yang bisa bersuara lantang
Aku cemburu...
dengan mereka yang dapat menghirup udara panjang
Aku cemburu...
dengan mereka yg mampu berlari kencang
Aku cemburu...
apa yang ingin Kau sampaikan kepadaku Tuhan...?
aku dengar Tuhan...!
ya..ya.. cuma memberi tahu, bhw aku lagi ASMA sekarang.
huuhhh...haahhhh
29/04/09
Salam Rahmatan 'alaikum..
Engkau adalah deru ombak laut,
titik mata air surga,
usapan angin timur tundukkan tinggi rerumputan,
suara padang-padang sejukkan hayawan gersang.
Kusematkan cintaku untuk kalian - ersangan dikedalaman rimba rasa,
dalam titik cahaya-Nya kalian berikan untuk kehidupan adinda terjaga.
ya Robbi... dikedalaman relung jiwa ini,
ada senandung yang tak tertepi untuk luapkan dalam sebait kata,
bisu sapaku ingin sampaikan dari kejauhan...
dalam do'aku segenap semesta untuk kalian berdua,
tersanding dikemuliaan al-Qur'an ku panjatkan.
Mulia untukmu..
Keharuman surgawi bagimu...
wahai GuruHidupku..
dikejauhan raga
dalam pusaran cinta adinda
Jakarta, saksi mata...
M. Rasyid Ridha
titik mata air surga,
usapan angin timur tundukkan tinggi rerumputan,
suara padang-padang sejukkan hayawan gersang.
Kusematkan cintaku untuk kalian - ersangan dikedalaman rimba rasa,
dalam titik cahaya-Nya kalian berikan untuk kehidupan adinda terjaga.
ya Robbi... dikedalaman relung jiwa ini,
ada senandung yang tak tertepi untuk luapkan dalam sebait kata,
bisu sapaku ingin sampaikan dari kejauhan...
dalam do'aku segenap semesta untuk kalian berdua,
tersanding dikemuliaan al-Qur'an ku panjatkan.
Mulia untukmu..
Keharuman surgawi bagimu...
wahai GuruHidupku..
dikejauhan raga
dalam pusaran cinta adinda
Jakarta, saksi mata...
M. Rasyid Ridha
13/04/09
Restumu GuruHidupku
Akhirnya
tiba saat dimana hari itu datang utk aku rasakan
bhw siang adlh ruang terang yg terhampar ragam tantangan..
dan bhw malam adlh ladang senyap utk pusatkan tangan dlm harapan
semua sdh terbuka
semua sdh terbaca
semua sdh diRestu utk satu
satu waktu utk mengadu
satu waktu utk menuju
satu laku utk melaksana
satu kalimat utk do'a
"satu" - "menyatu" segalanya utk "kita" dari hakekat dua
ini suara kami Tuhan..
tiba saat dimana hari itu datang utk aku rasakan
bhw siang adlh ruang terang yg terhampar ragam tantangan..
dan bhw malam adlh ladang senyap utk pusatkan tangan dlm harapan
semua sdh terbuka
semua sdh terbaca
semua sdh diRestu utk satu
satu waktu utk mengadu
satu waktu utk menuju
satu laku utk melaksana
satu kalimat utk do'a
"satu" - "menyatu" segalanya utk "kita" dari hakekat dua
ini suara kami Tuhan..
04/04/09
Ingin..aku sampaikan
tepat hari ini kau dilahirkan.
26 tahun yg lampau, penuh senyum dan harum disekelilingmu
hal itu juga yg selalu aku rasakan..
sedikit dari bagian hidupmu t'lh kau lalui bersamaku
dan yg kau berikan kepadaku, tiada lain adalah;
kasih tanpa meminta imbalan
pengertian dengan penuh keikhlasan
karena itu, hari ini aku torehkan kesaksianku
atas nama ar-Rahman dan ar-Rahim bahwa,
tiada jiwa yg pantas ku rasukkan ke dalam ragaku
kecuali hanya engkau wahai Matahariku..
tak ada acara kejutan, memang;
tapi selalu ada cahaya bintang
tak ada balon, taart dan lilin angka, memang;
tapi jelas ada ungkapan malam
tak ada kado indah, memang;
tapi selalu ada awan yg tak lupa sampaikan
bahwa kau aku cintakan...
dalam pagi aku tuliskan, 03:00
26 tahun yg lampau, penuh senyum dan harum disekelilingmu
hal itu juga yg selalu aku rasakan..
sedikit dari bagian hidupmu t'lh kau lalui bersamaku
dan yg kau berikan kepadaku, tiada lain adalah;
kasih tanpa meminta imbalan
pengertian dengan penuh keikhlasan
karena itu, hari ini aku torehkan kesaksianku
atas nama ar-Rahman dan ar-Rahim bahwa,
tiada jiwa yg pantas ku rasukkan ke dalam ragaku
kecuali hanya engkau wahai Matahariku..
tak ada acara kejutan, memang;
tapi selalu ada cahaya bintang
tak ada balon, taart dan lilin angka, memang;
tapi jelas ada ungkapan malam
tak ada kado indah, memang;
tapi selalu ada awan yg tak lupa sampaikan
bahwa kau aku cintakan...
dalam pagi aku tuliskan, 03:00
Langganan:
Postingan (Atom)

